Kamis, 25 Desember 2008

MUHAMMADIYAH HARUS DIGERAKKAN

Yogyakarta – Lembaga Pustaka dan Informasi (LPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertempat di pusat pengembangan pendidikan tinggi (Pusbang) Muhammadiyah, Jum’at (12/12) melaksanakan kajian tematik dengan tema “Merekonstruksi Pondasi dan Tatakelola Amal Usaha untuk Penyegaran Gerak Muhammadiyah”.

Kegiatan tersebut merupakan putaran yang ke empat, setelah tiga kali dilaksanakan sebelumnya masing-masing di UMY, UM Magelang dan UMS. Acara yang rencanya dilaksanakan dua hari itu, dibuka oleh Ketua PP Muhammadiyah, H.M. Muhclas Abror.

Dalam sambutannya dijelaskan pentingnya pengayaan-pengayaan seperti ini guna memberi masukan bagi pimpinan persyarikatan. Lebih lanjut ia menyampaikan istimewanya kegiatan ini karena berdekatan dengan peringatan milad ke-99 Muhammadiyah.

“Kegiatan semacam ini sangat penting bagi pengayaan dan memberikan masukan bagi persyarikatan” tutur pendekar Tapak Suci Putra Muhammadiyah ini. Dalam pemaparannya disampaikan, K.H. Ahmad Dahlan dalam melakukan aktifitas dakwahnya banyak di inspirasi oleh tokoh-tokoh pembaru ketika Kiai melaksaksanakan haji. Sehingga ketika pulang ke Yogyakarta, Kiai Dahlan mengorganisasi dan menggerakkan umat yang pemantiknya adalah Al-Qur’an dan As Sunnah yang dipahami lewat akal pikiran yang sehat dan menjadi keyakinan dan cita-cita hidup Kiai.

Sementara dibagian lain, Ketua LPI PP Muhammadiyah, H. Budi Setyawan menyampaikan laporannya bahwa kegiatan ini merupakan serial yang dimaksudkan guna memberi kontribusi bagi persyarikatan. Dalam laporannya ia menyampaikan bahwa jumlah peserta dalam putaran ke empat ini 60 orang dari wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

“Harapannya diakhir sesi kajian ini bisa melahirkan dokumentasi berupa buku yang merupakan rangkuman dari serangkaian diskusi yang dilaksanakan” tandasnya. (Mul)

Tidak ada komentar: