Kamis, 11 September 2008

AKTIVIS 'AISYIYAH TIDAK BOLEH GAGAP TEKNOLOGI

Yogyakarta- Aktivis 'Aisyiyah tidak boleh gagap teknologi, terutama pada era teknologi informasi sekarang ini. Banyaknya kader 'Aisyiyah yang merangkap sebagai guru, justru harus sebagai acuan untuk dapat lebih memahami kemajuan teknologi yang banyak digunakan anak didiknya saat ini.

Demikian disampaikan ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Noordjanah Djohantini, saat memberi sambutan pada acara Pelatihan Penggunaan dan Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Bagi Guru di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, yang di selenggarakan Pimpinan Pusat 'Aisyiyah di gedung kampus III Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Sabtu (19/07/2008).

Menurut Noordjanah, para peserta dari kalangan pemimpin-pemimpin wanita di tingkat kabupaten di Yogyakarta dan Jawa Tengah, harus mampu mempunyai peran ganda, yakni sebagai pemimpin organisasi dan juga sebagai pendidikbagi murid-muridnya di sekolah, dan diantara kemampuan yang harus dimiliki adalah soal penguasaan terhadap teknologi informasi.

Lebih lanjut menurut Noordjanah, lulusan dari pelatihan internet ini akan mampu menularkan kemampuannya pada aktivis-aktivis 'Aisyiyah lainnya, dan juga para guru-guru tempat mengajar masing-masing. Pada akhirnya nanti, pemanfaatan internet sebagai sumber belajar akan menjadi gerakan nasional yang dapat mengentaskan indonesia dari kebodohan teknologi.(mac)

Tidak ada komentar: