Senin, 13 Juni 2011

Muhammad Muqoddas: Pemimpin Muhammadiyah Sederhana, Kalem, Tegas dan Istiqamah


Yoqjakarta, Meneladani para pimpinan Muhammadiyah pendahulu, seorang pemimpin Muhammadiyah saat ini harus sederhana, kalem, tetapi juga harus tegas dan istiqamah. Bersikap tegas adalah penting sekalipun kemudian akan berakibat dimusuhi banyak orang. Demikian antara lain disampaikan oleh H. Muhammad Muqoddas LC, M.A. dalam acara silaturrahmi dan pertemuan pra-rakernas Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, bertempat di Pusbang Dikti Muhammadiyah Kaliurang Yogyakarta, 11-12 Juni 2011.

Silaturrahmi yang diselenggarakan Majelis Tabligh ini mengundang para mantan ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah sebelumnya, yakni H.M. Muchlas Abror, H. Muhammad Muqoddas, Lc. M.A. dan Prof. Dr. H.M. Amien Rais. “Pak Amien Rais tidak bisa hadir karena sedang berada di Mesir”, kata dr. H. Agus Sukaca, M.Kes., ketua Majelis Tabligh periode sekarang. Mantan ketua Majelis Tabligh yang juga tidak bisa hadir adalah Drs. H.M. Syukriyanto AR, M.Hum.


Lebih lanjut, H. Muhammad Muqoddas menyampaikan bahwa seorang Muballigh Muhammadiyah hendaknya menyampaikan sesuatu materi dakwah yang sesuai kapasitas ilmunya, Menyampaikan materi dakwah yang sesuai dengan faham agama dalam Muhammadiyah, dan penyampaiannya menggunakan bahasa yang mudah dipahami ummat. Muballigh hendaknya tampil apa adanya.

Selain silaturrahmi Majelis Tabligh dengan mantan-mantan Ketua Majelis Tabligh, pertemuan ini mematangkan persiapan Rakernas Majelis Tabligh yang rencananya diselenggarakan pada 15-17 Juli 2011 di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. [ad]