Jumat, 11 Juni 2010

Busyro: Pemimpin Muhammadiyah Tidak Usah Macam-Macam Dengan Politik Praktis


Yogyakarta- Muhammadiyah perlu mempertegas wajahnya, tidak usah macam-macam dalam politik praktis, karena akan banyak tantangan dari Parpol yang saat ini sudah tidak memiliki ideologi yang jelas.

Demikian disampaikan Ketua Komisi Yudisial RI, M Busyro Muqoddas dalam diskusi dan bedah buku “Meremajakan Pimpinan Muhammadiyah” yang diadakan Lembaga Pustaka dan Imformasi PP Muhammadiyah di aula Gedung Muhammadiyah, Jl KHA Dahlan, Yogyakarta, Sabtu (05/06/2010).

Menurut Busyro, saat ini banyak parpol yang dalam praktik di lapangan serta janji politiknya dapat menyeret lembaga seperti Muhammadiyah, masuk dalam perangkapnya, untuk itu dibutuhkan pemimpin yang tangguh dan tahan godaan terhadap politik praktis yang dapat menyeret pada degradasi moral.

Lebih lanjut menurut Busyro, tantangan internal kepemimpinan muhammadiyah salah satunya yaitu, melemahnya praktik pengamalan Islam pada aspek ritual dalam tingkatan pimpinan dan anggota yang berdampak pada mental dan kepemimpinan bagi masyarakat itu sendiri. Bedah buku ini dihadiri oleh Muchlas Abror selaku ketua PP Muhammadiyah, Busyro Muqoddas selaku Ketua KY RI(Komisi Yudisial), dan Gunawan Budianto selaku dosen UMY, serta ketua LPI PP Muhammadiyah Budi Setiawan. (mac)