Jumat, 02 Juli 2010

Varia Muktamar 1 Abad: Pecahkan Rekor, Pawai Ta'aruf " Muhammadiyah Sapa Dunia"


Yogyakarta - Dalam Upaya Sosialisasi dan konsolidasi Muktamar Muhammadiyah ke-46, Panitia Muktamar menggelar Pawai Taaruf bertema “Muhammadiyah Menyapa Dunia”, Kamis (01/07/2010) dengan melibatkan 5.000 peserta yang berasal dari 70 kontingen, terdiri atas drum band kepanduan Hizbul Wathan, Tapak Suci, prajurit pakualaman, komunitas prajurit, dan berbagai komunitas masyarakat. Tidak ketinggalan kontingen dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah di Yogyakarta bahkan Denpasar.

Disuguhi oleh barisan prajurit Bergodo Ganggeng Samodra dan Bergodo Puro dari Pakualam sebagai kontingen terdepan, pawai sepanjang lima kilometer diawali dari Stadion Kridosono ini melewati rute yang memiliki makna kultural dan historis yaitu Jalan Abu Bakar Ali, Jembatan Kewek, Malioboro, Simpang Empat Kantor Pos, dan Gedoeng Moehmmadijah.

Jalan tersebut melambangkan langkah refleksi perjuangan dakwah Muhammadiyah. “Dikemas dengan konsep hiburan seperti panggung berjalan, pawai ini diharapkan menjadi tuntunan dan visualisasi amal usaha Muhammadiyah”, ungkap Endra Widyo selaku Sie Syiar Ketua Koordinator Pawai Ta’aruf .

Selanjutnya, barisan disusul oleh gabungan 4 SMA Muhammadiyah dalam 46 Pasukan Pembawa Bendera Merah Putih yang melambangkan Muktamar Muhammadiyah ke 46 dan 100 Pasukan bendera Muhammadiyah melambangkan usia Muhammadiyah 100 tahun, 49 Pasukan Pembawa Bendera Ortom (Organisasi Otonom) Muhammadiyah.

Pawai dibuka oleh Walikota Yogyakarta yang juga merupakan Ketua Panitia Penerima Muktamar, Herry Zudianto, dengan memotong balon dan diiringi dentuman 100 snare drum di Stadion Kridosono.
Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA yang turut menonton Pawai dari Gedung Muhammadiyah Jl. KH. Ahmad Dahlan bersama dengan tamu undangan diantaranya, Brigjen. Pol. Sunaryono (Kapolda DIY), Prof. Dr. Zamroni (Ketua Panitia Muktamar Pusat), Drs. H. Haedar Nashir, M.Si (Ketua PP Muhammadiyah), Abdul Rashid Washim(Ketua Umum Kwarpus Hisbul Wathan), serta dari Pimpinan Pusat, Pimpinan Daerah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah.

Para peserta ingin menunjukkan kesungguhan dalam mendukung Muktamar Muhammadiyah. SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta membawa Replika Alquran dalam pawai, SMA Muhammadiyah 1 menggunakan kereta kelinci dalam pawai.

Hal ini terlihsat saat salah satu peserta dari Anggota Gejok Lesung Melati Gunung Kidul memberi Din Syamsuddin hadiah berupa tiwul yang dibentuk seperti tumpeng, MTs Karang Kajen dengan Laskar Pelanginya, SMA Muhammadiyah 8 dengan membawa Rocket Air nya, SD Muhammadiyah Denpasar Bali menampilkan tari daerah mereka. Yang menarik dalam pawai ini terdapat 1400 pasukan drumband Hisbul Wathan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dengan personil terbanyak, mereka akan memecahkan rekor MURI.

Masyarakat Yogyakarta dan penggembira muktamar yang penginapannya dilalui rute pawai benar-benar disuguhkan dengan penampilan kreatif dari para peserta. “Saya senang sekali ada hiburan seperti ini dan ikut berpartisipasi memeriahkan Muktamar”, ucap Widayanti salah seorang penonton pawai. (tya)